Rayzone Group perusahaan yang berbasis di Tel Aviv, Israel baru-baru
ini mengumumkan produk terbarunya yang disebut InterApp. Uniknya, produk
ini diklaim mampu memata-matai menggunakan kerentanan aplikasi yang
terinstal di smartphone.
Seperti dilansir oleh Softpedia (19/12/15), InterApp mampu 'masuk' ke
smartphone melalui koneksi WiFi yang terbuka serta memanfaatkan
kerentanan keamanan aplikasi untuk mendapat izin root pada perangkat dan
akhirnya meng-exfiltrate informasi ke server taktis. Pihak Rayzone
mengungkapkan jika InterApp dapat mencuri kata sandi alamat email
pengguna, password aplikasi jejaring sosial, password Dropbox dan file,
daftar kontak telepon, dan juga galeri foto dari smartphone.
Tak hanya itu, InterApp juga diklaim mampu memperoleh lokasi
geografis smartphone sebelumnya, rinician IMEI, data MSISDN, alamat MAC,
model perangkat, info OS. Bahkan, InterApp juga dapat mencuri informasi
pribadi target mata-mata seperti jenis kelamin, usia, alamat,
pendidikan, dan informasi lainnya.
Menariknya, perangkat ini dapat bekerja dengan hampir seluruh jenis
platform, mampu beroperasi dengan cepat, dapat menangani ratusan
perangkat pada saat yang sama, dan tidak membutuhkan kemampuan teknis
untuk mengoperasikannya, serta dilengkapi dengan panel administrasi
idiot-proof. Bahkan uniknya, InterApp diklaim tak akan meninggalkan
jejak forensik pada smartphone target.
Kendati demikian, Rayzone Group mengungkapkan jika perangkat ini
nantinya tak akan dijual bebas. InterApp hanya akan dijual kepada
pihak-pihak tertentu seperti lembaga penegakan hukum, pihak kepolisian,
bandara, atau tim investigasi sebuah institusi.
Pabrikan Israel buat perangkat mata-mata untuk smartphone
Pabrikan Israel buat perangkat mata-mata untuk smartphone
Angga Wardoyo Website
Senin, 21 Desember 2015
Label:
#GADGET
,
#TOP NEWS
,
All ARTICLE

